Perlengkapan Pelayanan

Baca: Lukas 9:1-21

Saat Tuhan memanggil kita untuk melayani Dia, Ia akan menyediakan apa yang kita perlukan untuk melaksanakan pelayanan itu. Tuhan Yesus memberi tugas kepada kedua belas murid-Nya untuk pergi memberitakan Injil Kerajaan Allah (9:2). Sebelum mereka melakukan pelayanan yang Ia percayakan, Tuhan Yesus terlebih dahulu memberikan anugerah yang mereka perlukan, yaitu kuasa untuk mengusir setan dan menyembuhkan penyakit (9:1). Perhatikan bahwa tugas mereka adalah memberitakan Injil kerajaan Allah, sedangkan mengusir setan dan menyembuhkan penyakit adalah tanda yang menyertai pemberitaan Injil. Pada masa kini, banyak orang yang bertanya-tanya, “Apakah kuasa mengusir setan dan menyembuhkan penyakit masih ada?” Kita perlu menjawab pertanyaan itu dengan pertanyaan lain, “Apakah pemberitaan Injil masih dilakukan dengan setia?” Ada orang-orang yang mengaku bahwa mereka memiliki kuasa untuk mengusir setan dan menyembuhkan penyakit. Namun, apakah mereka juga memberitakan Injil tentang Yesus Kristus? Jika tidak, kuasa mengusir setan atau menyembuhkan penyakit itu mungkin bukan berasal dari Tuhan Yesus.

Kebutuhan lain yang Tuhan Yesus janjikan kepada kedua belas murid-Nya adalah pemenuhan kebutuhan sandang dan pangan (9:3). Dengan memerintahkan kedua belas murid-Nya untuk tidak membawa apa-apa dalam perjalanan, Tuhan Yesus menghendaki agar mereka hidup bergantung kepada Allah Bapa dari sehari ke sehari. Bila burung-burung di udara saja dipelihara oleh Bapa di surga, apalagi orang-orang yang melayani Dia. Mereka pasti tidak akan mengalami kekurangan. Seorang pemberita Injil harus hidup dengan bergantung kepada Tuhan. Bagaimana ia dapat mengajak orang lain untuk mempercayai Tuhan bila ia sendiri tidak lebih dahulu hidup bergantung kepada-Nya? Tuhan Yesus memerintahkan kedua belas murid-Nya untuk tidak membawa apa-apa supaya mereka dapat melayani dengan efektif. Membawa terlalu banyak kebutuhan jasmani dapat merintangi pelayanan mereka. Fokus mereka dapat bergeser dari mengutamakan pelayanan menjadi memperhatikan kebutuhan jasmani. Tuhan Yesus menghendaki agar misi yang Ia berikan kepada kedua belas murid-Nya menjadi fokus mereka. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda melayani dengan sikap bergantung kepada Tuhan, termasuk dalam hal kebutuhan jasmani? [WY]